Oktober 2008


Sayang Dari ALLAH  SWT

       Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu  dan
       berharap engkau akan berbicara  kepada  KU, walaupun
       hanya sepatah kata  meminta pendapatKU atau bersyukur
       kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang  terjadi
       dalam hidupmu hari ini atau kemarin  …..
       
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk  mempersiapkan
       diri untuk  pergi bekerja  ……..
       AKU  kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU
        tahu akan ada  sedikit waktu bagimu untuk  berhenti
        dan menyapaKU, tetapi  engkau terlalu sibuk  ………
       Disatu tempat, engkau  duduk disebuah kursi selama
       lima  belas menit tanpa melakukan apapun.

      Kemudian AKU  Melihat  engkau menggeerakkan kakimu. AKU berfikir
       engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari
       ke telephone  dan menghubungi seorang  teman untuk
       mendengarkan  kabar  terbaru.
       AKU melihatmu ketika  engkau pergi bekerja dan AKU
       menanti dengan sabar sepanjang hari.

      Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu  sibuk
       mengucapkan sesuatu  kepadaKU.
       Sebelum makan siang AKU melihatmu  memandang
       sekeliling,  mungkin engkau merasa malu untuk
       berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa  engkau
       tidak menundukkan  kepalamu.
        Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan
        melihat  beberapa temanmu berbicara dan  menyebut
        namaKU  dengan lembut  sebelum menyantap rizki  yang
        AKU berikan, tetapi  engkau tidak melakukannya ……..
        masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan
        berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau  pulang
        kerumah kelihatannya seakan-akan banyak  hal yang
        harus kau  kerjakan.
 
        Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan  TV,
        engkau menghabiskan  banyak waktu  setiap  hari
        didepannya,  tanpa  memikirkan apapun dan hanya menikmati acara  yg
        ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar  saat
        engkau  menonton TV dan  menikmati makananmu tetapi
        kembali  kau  tidak berbicara kepadaKU ……….
 
 
       Saat tidur, KU pikir kau  merasa terlalu  lelah.
        Setelah  mengucapkan selamat malam  kepada keluargamu,
        kau melompat ketempat tidur dan tertidur  tanpa
        sepatahpun  namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa
        AKU selalu hadir  untukmu.
 
       AKU telah  bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
        AKU bahkan  ingin mengajarkan bagaimana bersabar
        terhadap  orang lain. AKU sangat  menyayangimu, setiap
        hari AKU  menantikan sepatah  kata, do’a, pikiran atau
        syukur dari  hatimu.
 
        Keesokan  harinya .. engkau bangun kembali dan
        kembali  AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari
        ini  kau akan memberiku sedikit waktu  untuk menyapaKU
        ….Tapi  yang  KU tunggu …….. tak kunjung tiba
        …… tak juga kau  menyapaKU. Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar  ……….
        Magrib ……… Isya dan  Subuh kembali,  kau masih
        mengacuhkan AKU  ….. tak ada sepatah  kata,  tak ada seucap do’a, dan tak
        ada  rasa, tak ada  harapan dan keinginan untuk
        bersujud  kepadaKU  ………..
       Apa salahKU padamu …… wahai  UmmatKU?????
        Rizki yang KU  limpahkan, kesehatan yang  KU berikan,
        harta yang KU relakan,  makanan yang KU hidangkan,
        anak-anak yang KUrahmatkan, apakah  hal itu tidak membuatmu ingat
        kepadaKU    ………….!!!!!!!
 
       Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU  tetap
        berharap suatu saat engkau  akan menyapa KU, memohon
        perlindungan  KU, bersujud menghadap KU ……. Yang
       selalu menyertaimu setiap  saat  ………
  

Note:  Segala apapun yang kita terima  hingga  saat ini, datangnya hanya dari ALLAH  semata

Aku tidak bisa bohongi perasaan ini, bahwa aku selalu merindukanmu, meski aku tau, aku tidak pantas untuk merindukanmu dan mencintaimu, apalagi untuk mengharapkanmu menjadi ISTRIKU dengan semua kesalahan dan dosaku yang begitu banyak telah aku lakukan hingga menyakitimu. Dan aku menyadari bahwa aku bukan yang terbaik buatmu, aku tidak bisa membuat kamu yakin, aku tidak dewasa, aku tidak bisa berubah dengan sifatku dan bahkan mungkin aku tidak akan bisa membuat kamu bahagia, tapi aku hanya punya tekad dan niat yang tulus yang tidak akan pernah berubah meskipun aku harus mati demi memperjuangkan cinta ini.

Dan aku janji, jika Allah memberikan kamu untukku jadi istriku, aku akan puja kamu dan sayangi kamu semampu aku hingga akhir hayatku. Inilah Cintaku yang tak akan pernah hilang meski di makan waktu?

Terima kasih, kamu telah memberikan arti cinta yang sesungguhnya dalam kehidupanku yang banyak memberikan pelajaran buatku.

Terima kasih cinta, kaulah napas hidupku yang selalu membuatku terjaga dalam setiap mimpiku????

Cinta timbul ketika sirkulasi pertemuan setiap hari terjadi. Cinta tidak bisa dihindari oleh seorang manusia. Tak jarang kampus menjadi ajang untuk pencarian pasangan (sebagian orang tapi). Katanya sich menyelam sambil minum air tapi jangan sampai tenggelam sendiri.

“Mencintai seseorang bukanlah apa-apa, dicintai orang adalah sesuatu, dicintai orang yang kau cintai sangatlah berarti tapi dicintai oleh Yang Maha Pencipta dan Maha Mencintai adalah SEGALANYA …. ” So… jangan menyalah artikan sebuah cinta.

Persi anak gaul bahwa cinta harus memiliki dengan sedikitnya berpegangan tangan, pergi ke tempat yang indah(katanya), terkadang cinta berujung di sebuah kata PACARAN, dan mungkin ada yang mengartikan bahwa cinta itu memberikan segalanya bahkan sampai kehormatan seorang cewe bisa terenggut karena cinta yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan masalah.

contoh : banyak kejadian yang MBA (maried by Acsiden) belum cukup mental untuk nikah tetapi terpaksa nikah, hingga akhirnya banyak keluarga muda yang cerai karena alasan yang tidak rasional. Maka kepada yang telah siap untuk nikah baik siap mental, materi dan tanggung jawab segeralah menikah untuk menghindari hal-hal yang tidk diinginkan dan supaya hidup ini lebih tenang, karena dengan nikah semua jalan akan dibukakan baik kesehatan, ilmu, rizki dll, dan  yang sebenarnya Cinta itu pasti berujung di sebuah PERNIKAHAN yang SKINAH, MAWADAH dan WAROHMAH.

Sebenarnya sich ada 2 fenomena, “Cinta Or Suka”, harus bisa membedakan. kalau suka itu biasanya hanya ketertarikan sesaat, for example : karena dia cantik or ganteng, pintar, pokoke sesuatu yang menarik diri dech. Nah loh … kalau Cinta itu, katanya : yang membuat hati jadi tenang, membawa ke arah positif, yang selalu saling mengingatkan di saat kita hilap atau salah bukan saling menyalahkan, tapi sebaiknya cinta..Ya..karena Allah dan Rasul (itu yang benar, kenapa….?! supaya dengan cinta itu kita dapat kebaikan mau di dunia bahkan sampai akhirat). Dulu pernah ada yang kasih tau, kalau memcintai seseorang jangan kelebihannya tapi cintailah kekurangannya. Misalkan kalau kita mencintai karena kecantikan or ketampanannya, seiring usia kecantikan or ketampananya itu akan memudar terus apakah cinta kita juga ikut memudar…?! (Renungkan sendiri). Tapi kalau kita mencintai seseorang karena kekurangannya, misalkan karena dia plin-plan seiring waktu dan usia dia akan menjadi seorang yang bijaksana maka cinta pun tidak akan pudar malah terus bertambah. Yach renungkan sendiri ja “Cinta Or Suka”. Sebaik-baiknya Urusan Kembalikanlah urusan itu kepada Allah. Maaf bukannya so idealis n agamis tapi ….??!!

Halaman Berikutnya »